Terkait Debat Perdana Pilkada Solo Biarkan Warga yang Menilai

Terkait Debat Perdana Pilkada Solo Biarkan Warga yang Menilai

Berita debat politik kali ini datang dari kegiatan debat perdana untuk Pilkada Solo. Kegiatan Pilkada Solo diwarnai dengan debat perdana antara kedua calon pasangan yang akan maju dalam pemilihan tersebut. Pasangan yang akan mencalonkan diri sebagai wali kota dan wakil wali kota solo ini adalah Gibran Rakabuming Raka dengan Teguh Prakoso yang merupakan pasangan nomor urut 1. Pasangan ini akan melawan pasangan dari Bagyo Wahono dengan FX Suparjo merupakan pasangan nomor urut 2. Debat pilkada perdana ini tidak lepas dari para pengamat politik. Kedua calon kandidat ini melangsungkan debat Pilkada secara langsung dimana seluruh rakyat Solo bisa menyaksikan acara debat tersebut.

Pasangan Gibran dan Teguh mengusung rasa semangat yang sangat tinggi dengan membawa cara bahasa anak milenial. Gibran bahkan tampak sangat berapi – api dalam acara debat perdananya ini. Penampilan pasangan Gibran dan Teguh ini sangat berbeda dengan yang ditampilkan Bagyo dan pasangannya. Pasangan Bagyo lebih santai dalam menghadapi pilkada perdana ini. Pasangan nomor urut 2 ini membawakan program dengan secara konvensional. Pengamat politik menunjukan bahwa pembawaan gagasan dan ide antara Gibran dan Bagyo memang sangat berbeda yang mampu menjadikan ciri khas mereka masing –  masing. Gaya bicara antara Gibran dan Bagyo menjadi sorotan banyak pihak. Terkait pelaksanaan debat perdana ini baik Gibran maupun Bagyo memberikan keputusan sepenuhnya kepada warga.

Minimnya Penguasaan Medan Bagi Kedua Calon Kandidat Pilkada Solo

Terkait Debat Perdana Pilkada Solo Biarkan Warga yang Menilai

Pilkada Solo yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini mengharuskan pada calonnya untuk melakukan debat. Debat para calon kandidat pilkada tersebut bertujuan untuk menunjukan kemampuan para calon kandidat di depan warga Solo ketika nantinya terpilih sebagai wali kota dan wakil wali kota. Melalui debat tersebut rakyat bisa menentukan pilihannya saat mengikuti acara Pilkada yang akan segera digelar. Majunya Gibran dan Bagyo dalam Pilkada Solo tahun 2020 membuat seluruh warga Solo dan pengamat politik memperhatikan setiap penampilan kedua kandidat tersebut untuk bisa mendapatkan calon wali kota dan wakil wali kota yang paling tepat. Debat perdana ini diwarnai dengan minimnya kemampuan pada calon kandidat dalam penguasaan medan debat.

Teguh Yuwono selaku pengamat politik dari Undip menjelaskan bahwa debat Pilkada kali ini sangat menarik. Teguh sangat bersemangat untuk menyampaikan hasil pengamatannya mengenai debat Pilkada perdana ini dimana Tenguh menemukan penguasaan materi yang masih kurang antara Gibran dan Bagyo. Teguh melihat bagik Gibran dan Bagyo perlu belajar lebih dalam mengenai penguasaan materi. Kedua paslon ini diharapkan bisa menggali lebih baik dalam penyampaian gagasan debat Pilkada.

Teguh Yuwono bahkan memberikan saran mengenai isu yang baik dibahas di dalam debat Pilkada. Dirinya memberikan contoh isu yang paling hangat yakni berupa permasalahan ekonomi, penyalahgunaan narkoba, pendidikan, penanganan Covid–19, lingkungan, tata kota, dan isu lain yang cocok untuk pembahasan di dalam debat. Menentukan isu yang tepat sesuai dengan materi debat mampu menjadi kunci keberhasilan dari debat Pilkada tersebut.

Debat pilkada perdana kali ini menunjukan bahwa kedua calon paslon belum bisa membahas akar dari permasalahan, masalah yang diangkat di dalam debat masih merupakan permasalahan umum. Kedua calon kurang bisa menguasai medan debat sehingga fokus pembawaan masih kurang. Walaupun pengamat politik menyampaikan bahwa debat kali ini kurang maksimal namun kedua calon kandidat memberikan keputusan sepenuhnya kepada masyarakat.

Hasil Debat Biarkan Warga yang Menilai

Debat Perdana Pilkada Solo

Debat Pilkada memang menjadi kegiatan yang penting untuk dilakukan pada calon kandidat yang ingin maju ke acara Pilkada. Calon kandidat nomor urut 1 yakni Gibran Rakabuming Raka menyampaikan bahwa apapun hasil dari debat Pilkada tersebut biarkan rakyat yang akan menilai. Mendapatkan banyak komentar dan saran mengenai debat Pilkada yang baru saja dirinya jalani membuat Gibran membiarkan warga yang memberikan nilai. Pernyataan tersebut Gibran sampaikan ketika menggelar sebuah acara wawancara mengenai debat perdana Pilkada tersebut.

Calon kandidat nomor urut 1 ini tidak memberikan komentar yang banyak saat ditanyai mengenai hasil debat perdana tersebut. Setelah selesai menjalankan debat Pilkada yang ditayangkan secara live tersebut, Gibran kembali menjalankan kegiatannya yakni blusukan ke beberapa wilayah yang terdapat di Solo. Ketua kemenangan dari Tim Pemenang Paslon Gibran dan Teguh ini sangat mengapresiasi debat perdana yang telah berjalan dengan lancar tersebut.

Tidak hanya pasangan Gibran saja yang menyerahkan hasil debat kepada warga. Pasangan Bagyo juga memberikan hasil debat kepada warga. Membiarkan warga menilai sendiri hasil dari debat yang sudah dilaksanakan tersebut. Warga memiliki hak penuh untuk memberikan suaranya kepada calon pilihannya. Setelah menyelesaikan debat Pilkada perdana tersebut Gibran dan Bagyo melanjutkan rentetan acara kegiatan Pilkada.

Written by